HEADLINE NEWS
Kian Menjanjikan, Milenial hingga Artis Meraup Untung dari Bisnis Pertanian >>> Maslahat Kepada Umat, MUI Dukung Program Pertanian Kementan >>> Sapa Penyuluh se-Indonesia, Mentan SYL Perintahkan Harmonisasi dan Cek Lapangan >>> Kementan Dukung Jabar Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong >>> Gubernur Jabar Ridwan Kamil Lepas Ekspor 30 ton Ubi Jalar ke Hongkong >>> Atasi Anjloknya Harga, Penyuluh Karangploso Olah Cabai Jadi Produk Olahan >>> Petani Bogor Panen Padi Organik, Kementan Dorong Korporasi Pertanian >>> Mentan Syahrul Buka Musyawarah Nasional Aspphami >>> DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan >>> Kabupaten Touna Sukses Ekspor Jagung, Kementan Dorong Kembangkan Korporasi Pertanian >>> Kementan Maksimalkan Penggunaan Alsintan di Lokasi Food Estate dengan Bimtek >>> Komisi IV DPR RI Dorong Kementan Jamin Ketersediaan Bibit Unggul di Seluruh Indonesia >>> Guru Besar UGM Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan Pertanian >>> Bupati Sebut Proyek Food Estate Peluang Besar Untuk Masyarakat Humbahas >>> Mentan SYL Serius Garap Food Estate di Pulang Pisau, Kalteng >>> Masyarakat dan Mahasiswa Kalteng Dukung Program Food Estate >>> IKA Fakultas Pertanian UNHAS Wilayah Jabodetabek Arifin Tasrif Dukung Kementan Dalam Penyediaan Pangan Serta Peningkatan Devisa Negara di Tengah Pandemi Covid-19 >>> Presiden Jokowi) Meminta Masyarakat Indonesia Menerapkan Budaya Tidak Membuang Makanan (Food Waste) >>> Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Akhmad Musyafak: Kinerja Ekspor Pertanian Pada Periode Agustus 2020 Mengalami Peningkatan Menjadi USD 2,4 Miliar Dibanding Tahun 2019 Yang Hanya USD 2,2 Miliar >>> Warso Farm Siap Kembangkan 13 Hektar Lahan Buah Naga dan Durian
Banner Banner Detail Atas
Banner Banner Detail Kanan

Korban Banjir di Luwu Utara Terima Bantuan dari Kementan

PSP
28 July 2020, 18:28
Korban Banjir di Luwu Utara Terima Bantuan dari Kementan
Luwu Utara, (CB) - Banjir di Luwu Utara yang terjadi akibat meluapnya tiga sungai yakni Sungai Rongkong di Sabbang, Sungai Meli di Radda, dan Sungai Masamba di Masamba. Akibatnya, banyak korban berjatuhan bahkan masih membutuhkan uluran tangan pemerintah mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian (Mentan) pun, langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan yang diterima Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dengan bantuk semabko dan kebutuhan lain seperti minyak goreng, gula, air mineral, mie instant, beras, biskuit, telur, ikan kaleng, susu, kopi, abon, alat masak, kompor gas, sabun, popok, sarung, handuk, tikar, selimut, perlengkapan shalat, hand sanitizer, detergen, pasta gigi, sikat gigi, juga tandon air.

Bantuan kemanusiaan tersebut diangkut menggunakan 10 truck, dengan tambahan bantuan program pertanian pemerintah pusat untuk Kabupaten Luwu Utara dengan total sebesar Rp.17,5 milyar. "Saya menyampaikan rasa prihatin, ikut merasakan segala hal. Saya laporkan kepada Bapak Presiden bahwa saya ke Luwu, dan ini menjadi bagian keprihatian dari Bapak Presiden, Bapak Jokowi. Sebelum saya jalan, Bapak Presiden menyampaikan pesan agar memperhatikan Luwu, segera pulihkan yang bisa dipulihkan di sana,” kata Syahrul, Selasa (28/07/2020).

Dia berharap agar masyarakat tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan yang menerpa, dan dapat mengambil hikmah atas apa yang terjadi. "Dibalik segala hal dan lainnya itu, Allah menaruh hikmah, fa inna ma'al 'usri yusraa, inna ma'al 'usri yusraa. Jangan pernah ada khawatir. Sedih boleh, merasa prihatin boleh. Tapi tidak boleh berlebihan, karena pasti ada hikmah dibalik semua itu,” ujarnya.

Dikunjungan tersebut pula Syahrul memastikan bantuannya telah tiba, dan dapat digunakan untuk membantu revitalisasi dari bencana. "Saya datang ke sini untuk memastikan benar eksavatornya sudah datang, sudah, dan catat aja apa yang ada (bantuan) di sini," katanya, sambil menambahkan bahwa bantuan pemulihan bencana dari sektor pertanian untuk bulan Agustus dapat diusahakan selesai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Luwu Utara mengungkapkan kehadiran Menteri Pertanian sangat berarti bagi masyarakat Luwu Utara di pasca bencana. ”Peristiwa banjir bandang yang lalu, yang paling banyak terdampak adalah lahan perkebunan dan pertanian. Hampir warga kami sebanyak 80 persen bergerak di pertanian. Kehadiran Bapak Menteri sangat berarti bagi kami dan masyarakat," terangnya.

Atas lahan pertanian yang terdampak, Bupati menyebut terdapat padi sawah seluas 2.460,50 ha dan puso seluas 1.774 ha. Jagung seluas 1.394 ha dan puso seluas 902 ha. Jeruk siam seluas 111 ha dan puso seluas 74 ha. Kakao seluas 1.436,5 ha dam puso 539 ha. Sawit seluas 161 ha dan puso 49 ha. “Total lahan pertanian terdampak seluas 5.563 ha dan puso seluas 3.338 ha pada 46 desa di 9 kecamatan,” sebut Bupati.

Bantuan Rp 35,7 Miliyar Diberikan ke Korban Banjir Kabupaten Wajo

alt text

Pada hari yang sama, Syahrul juga menyerahkan bantuan untuk sektor pertanian Rp 35,7 miliyar dan 5 truk bantuan kemanusiaan Rp 250 juta kepada korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Wajo.

"Sesuai perkiraan dalam 1 bulan kedepan sawah yang tergenang air akan surut. Ini waktunya kita persiapkan bibit dan mekanisasi yang memadai, untuk menggantikan lahan sekitar 9 ribu ha yang gagal panen. Bahkan berharap target bisa naik mencapai 14 ribu ha untuk memperkuat ketahanan pangan," ujarnya.

Bantuan untuk sektor pertanian yang serahkan di antaranya alat mesin pertanian ( alsintan), usaha pelayanan jasa alat dan mesin pertanian (UPJA) senilai Rp 500 juta, Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp 1,8 miliyar, serta Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dengan memperoleh tanggungan/klaim sebesar 9 juta rupiah.

Selain itu juga diserahkan 5 truk bantuan kemanusian yang terdiri dari bahan pangan pokok dan sandang dan papan. "Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah lumbung pangan, sehingga jika ada gangguan di sini maka bisa mengganggu produktivitas kita," terangnya.

Syahrul meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wajo membangun sektor pertanian yang lebih kuat, sehingga bisa menjadi daerah contoh untuk daerah lain. "Jika diperlukan ambil KUR. Mudah-mudahan Wajo bisa menjadi contoh. Tidak hanya untuk Sulawesi Selatan tapi untuk nasional," katanya.

Bupati Wajo, Amran Mahmud mengungkapkan sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang berdampak pada bencana banjir di Kabupaten Wajo yang terdiri lahan persawahan lebih dari 8000 ha lahan pertanian gagal panen atau puso. "Kita mengalami bencana banjir dan utamanya areal pertanian kita kurang lebih 8000 hektar yang ada di wilayah kabupaten Wajo mengalami genangan air," bebernya.

Disebut Bupati Amran, seusai banjir surut, maka petani di wilayahnya akan segera kembali menanami lahan sawah yang berkendala. Ia mengutarakan bahwa lebih dari 14 ribu ha sudah dipersiapkan, untuk menambah target luas tanam. "Begitu air surut untuk menambah target luas tanam sejak April -September 2020 kurang lebih 123 ribu hektar. InsyahAllah kami optimis memenuhinya," terangnya.

Ia juga melanjutkan bahwa Kabupaten Wajo sebagai salah satu kabupaten penyangga besar/lumbung pangan di Sulawesi Selatan, sekaligus penghasil jagung. Petani Wajo butuh bantuan berupa benih padi, jagung dan pupuk, baik itu pupuk anorganik dan organik.

Amran juga menyatakan bahwa saat ini Kabupaten Wajo sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan, juga sedang mencanangkan untuk menjadi daerah lumbung daging. Kedepan ini bisa menjadi salah satu program andalan dari integrated farming. "Kami pemerintah Kabupaten Wajo akan mengawal betul amanah target. Kami akan bekerja sekuat tenaga untuk membantu Bapak Menteri Pertanian dalam mewujudkan garda ketahanan pangan," pungkasnya. RS
Banner Banner List Kiri 1
RECENT POST
PSP Angkat Produksi Kementan Rencanakan Bangunkan Lagi Rawa Tidur
PSP
21 November 2018, 13:31
Angkat Produksi, Kementan Rencanakan Bangunkan Lagi Rawa Tidur
“Jadi kita akan buat pertanian terintegrasi antara hortikultura, ada pelihara ikan, itik, bebek, juga kambing".
PSP Langkah Besar Menteri Amran untuk Optimalkan Lahan Rawa
PSP
26 November 2018, 16:17
Langkah Besar Menteri Amran untuk Optimalkan Lahan Rawa
“Pada tahun 2019, direncanakan kami akan mengembangkan lahan rawa seluas 500 ribu ha yang tersebar di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi".
PSP Mentan SYL Minta Aparat dan Petugas Pertanian Serius Bekerja
PSP
25 November 2019, 16:56
Mentan SYL Minta Aparat dan Petugas Pertanian Serius Bekerja
"Hidup ini tidak akan cukup dengan jabatan dan uang saja, tapi yang bisa mencukupkan kita adalah mensyukuri apa yang kita miliki".
PSP Kementan Sepakat Kerjasama dengan Kementerian PURR Terkait Infrastruktur Pertanian
PSP
04 December 2019, 11:53
Kementan Sepakat Kerjasama dengan Kementerian PURR Terkait Infrastruktur Pertanian
Maka, pertemuan ini adalah bukti dan komitmen Kementerian PUPR dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional".