HEADLINE NEWS
Kian Menjanjikan, Milenial hingga Artis Meraup Untung dari Bisnis Pertanian >>> Maslahat Kepada Umat, MUI Dukung Program Pertanian Kementan >>> Sapa Penyuluh se-Indonesia, Mentan SYL Perintahkan Harmonisasi dan Cek Lapangan >>> Kementan Dukung Jabar Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong >>> Gubernur Jabar Ridwan Kamil Lepas Ekspor 30 ton Ubi Jalar ke Hongkong >>> Atasi Anjloknya Harga, Penyuluh Karangploso Olah Cabai Jadi Produk Olahan >>> Petani Bogor Panen Padi Organik, Kementan Dorong Korporasi Pertanian >>> Mentan Syahrul Buka Musyawarah Nasional Aspphami >>> DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan >>> Kabupaten Touna Sukses Ekspor Jagung, Kementan Dorong Kembangkan Korporasi Pertanian >>> Kementan Maksimalkan Penggunaan Alsintan di Lokasi Food Estate dengan Bimtek >>> Komisi IV DPR RI Dorong Kementan Jamin Ketersediaan Bibit Unggul di Seluruh Indonesia >>> Guru Besar UGM Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan Pertanian >>> Bupati Sebut Proyek Food Estate Peluang Besar Untuk Masyarakat Humbahas >>> Mentan SYL Serius Garap Food Estate di Pulang Pisau, Kalteng >>> Masyarakat dan Mahasiswa Kalteng Dukung Program Food Estate >>> IKA Fakultas Pertanian UNHAS Wilayah Jabodetabek Arifin Tasrif Dukung Kementan Dalam Penyediaan Pangan Serta Peningkatan Devisa Negara di Tengah Pandemi Covid-19 >>> Presiden Jokowi) Meminta Masyarakat Indonesia Menerapkan Budaya Tidak Membuang Makanan (Food Waste) >>> Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Akhmad Musyafak: Kinerja Ekspor Pertanian Pada Periode Agustus 2020 Mengalami Peningkatan Menjadi USD 2,4 Miliar Dibanding Tahun 2019 Yang Hanya USD 2,2 Miliar >>> Warso Farm Siap Kembangkan 13 Hektar Lahan Buah Naga dan Durian
Banner Banner Detail Atas
Banner Banner Detail Kanan

Mentan SYL Lepas Ekspor Pakan Ternak ke Jepang dan Timor Leste

PKH
24 November 2019, 12:17
Mentan SYL Lepas Ekspor Pakan Ternak ke Jepang dan Timor Leste
Jakarta, (CB) – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melepas 16 kontainer pakan ternak yang merupakan hasil produk PT Charoen Pokpand Indonesia (CPI) ke Negara Jepang dan Timor Leste, dari Jakarta Utara, Minggu (24/11/2019). Pakan ternak itu terdiri dari produk olahan ayam, griller ayam, dan pakan ayam.

“Ini adalah situasi yang membanggakan saya, dan inilah yang diminta Bapak Presiden Jokowi,” kata SYL yang didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita, Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan Ali Jamil, dan Presiden Komisaris PT CPI Hadi Gunawan.

SYL berpendapat bahwa impor itu sebenarnya tidak haram. Hal itu diperbolehkan setelah daya dan upaya di dalam negeri sudah dilakukan. “Segala langkah yang harusnya kita tempuh tidak ada lagi, barulah impor,” tuturnya.

Maka, lanjut mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini, jangan terlalu banyak bicara impor lagi. Bahkan dia mempertanyakan kapan harus bicara ekspor. “Dan ternyata, Charoen Pokpand buktikan kepada saya hari ini. Dan ini sudah bagian dari membantu saya, membantu Bapak Presiden dan juga membantu bangsa ini,” terangnya.

Diapun meminta supaya berhenti berpura-pura, berhenti berbicara yang tidak perlu. “Sekali lagi saya katakan, hari ini sudah bisa kita buktikan kirim nuget ke Jepang dan juga Timor Leste,” ujarnya.

Disebutnya pula bahwa sebetulnya tidak hanya ekspor pakan ternak saja yang dapat dilakukan Indonesia, produk lainnya juga bisa. Sebab, menurutnya Negera Republik Indonesia ini salah satu negara besar di dunia. “Negara kita ini memiliki agroklimat yang hebat. Kita negara tropis, matahari tidak pernah putus, angin tak pernah berhenti, hujanpun dipastikan ada. Bukan hanya itu, letak geografis Indonesia pemberian Tuhan yang luar bisa. Dan ini semua didukung oleh teknologi canggih,” katanya.

alt text

Oleh karena itu, dia berharap ekspor ke depan harus lebih banyak lagi. “Saya berharap mulai tahun depan start ekspor harus lebih kencang lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Hadi Gunawan mengaku, pihaknya bisa melakukan ekspor salah satunya atas dukungan pemerintah yang sangat kuat. “Namun ini masih seperti sebuah lilin yang sudah dinyalakan dan pantang untuk padam, PT CPI terus berusaha untuk melebarkan pangsa pasar ke negara lain,” terang Preskom PT CPI ini.

Buktinya, Hadi menyebut selama tahun 2018 pihaknya telah mengekspor 3 kontainer produk olahan ayam dan griller ayam, 20 kontainer pakan ayam, dan 82 ribu ekor anak ayam umur sehari (DOC) dikirim ke Timor Leste, dan 3 kontainer olahan ayam ke Jepang. “Prestasi ini menjadi mercu suar bagi perunggasan Indonesia karena mampu bersaing di pasar global,” terangnya.

Maka, pihaknya ke depan telah berkomitmen menarget ekspor ratusan kontainer ke beberapa negara tujuan. “Target kami di tahun 2020 akan mengekspor 431 kontainer ke negara tujuan seperti ke Singapura, Arab Saudi, dan ke Timor Tengah,” pungkasnya. RS
Banner Banner List Kiri 1
RECENT POST
PKH Gerak Cepat Kementan Kendalikan Penyakit Rabies di NTT
PKH
04 September 2018, 17:47
Gerak Cepat Kementan Kendalikan Penyakit Rabies di NTT
“Saya yakin apabila semua aparat di daerah melaksanakan secara konsisten strategi teknis pengendalian rabies, dan protokol penangan kasus gigitan HPR dilaksanakan, maka kasus rabies dapat ditekan dan risiko terjadinya rabies pada manusia dapat kita minimalisir".
PKH Ekspor Bibit Ayam Petelur ke Timor Leste Peternak Indonesia Sumbang Devisa
PKH
06 September 2018, 17:58
Ekspor Bibit Ayam Petelur ke Timor Leste, Peternak Indonesia Sumbang Devisa
“Industri peternakan kita telah bangkit kembali, pastikan tidak ada penyakit asal luar negeri yang dapat mengancam lagi".
PKH Lewat Program Bekerja Kementan Semangat Beternak di Lampung Selatan Meningkat
PKH
15 September 2018, 13:28
Lewat Program Bekerja Kementan, Semangat Beternak di Lampung Selatan Meningkat
Dulu kalau anak-anak mau makan telur, kadang sulit karena tidak bisa beli, tapi sekarang sudah punya banyak".
PKH Sistem Kesehatan Hewan Indonesia Terbaik se Asia
PKH
18 September 2018, 17:55
Sistem Kesehatan Hewan Indonesia Terbaik se Asia
"Hal ini telah menjadi prioritas pemerintah Republik Indonesia untuk mengendalikan penyakit, serta meningkatkan produksi ternak domestik untuk memastikan keamanan pangan dan menstabilkan harga pasar untuk produk ternak".