HEADLINE NEWS
Kian Menjanjikan, Milenial hingga Artis Meraup Untung dari Bisnis Pertanian >>> Maslahat Kepada Umat, MUI Dukung Program Pertanian Kementan >>> Sapa Penyuluh se-Indonesia, Mentan SYL Perintahkan Harmonisasi dan Cek Lapangan >>> Kementan Dukung Jabar Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong >>> Gubernur Jabar Ridwan Kamil Lepas Ekspor 30 ton Ubi Jalar ke Hongkong >>> Atasi Anjloknya Harga, Penyuluh Karangploso Olah Cabai Jadi Produk Olahan >>> Petani Bogor Panen Padi Organik, Kementan Dorong Korporasi Pertanian >>> Mentan Syahrul Buka Musyawarah Nasional Aspphami >>> DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan >>> Kabupaten Touna Sukses Ekspor Jagung, Kementan Dorong Kembangkan Korporasi Pertanian >>> Kementan Maksimalkan Penggunaan Alsintan di Lokasi Food Estate dengan Bimtek >>> Komisi IV DPR RI Dorong Kementan Jamin Ketersediaan Bibit Unggul di Seluruh Indonesia >>> Guru Besar UGM Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan Pertanian >>> Bupati Sebut Proyek Food Estate Peluang Besar Untuk Masyarakat Humbahas >>> Mentan SYL Serius Garap Food Estate di Pulang Pisau, Kalteng >>> Masyarakat dan Mahasiswa Kalteng Dukung Program Food Estate >>> IKA Fakultas Pertanian UNHAS Wilayah Jabodetabek Arifin Tasrif Dukung Kementan Dalam Penyediaan Pangan Serta Peningkatan Devisa Negara di Tengah Pandemi Covid-19 >>> Presiden Jokowi) Meminta Masyarakat Indonesia Menerapkan Budaya Tidak Membuang Makanan (Food Waste) >>> Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Akhmad Musyafak: Kinerja Ekspor Pertanian Pada Periode Agustus 2020 Mengalami Peningkatan Menjadi USD 2,4 Miliar Dibanding Tahun 2019 Yang Hanya USD 2,2 Miliar >>> Warso Farm Siap Kembangkan 13 Hektar Lahan Buah Naga dan Durian
Banner Banner Detail Atas
Banner Banner Detail Kanan

Pemerintah Jamin Indonesia Bebas Selada Romaine Tercemar E.Coli

Karantina
23 November 2018, 12:53
Pemerintah Jamin Indonesia Bebas Selada Romaine Tercemar E.Coli
Jakarta, (CB) - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan jika Indonesia aman dari ancaman bakteri E.Coli yang terkandung pada Selada Romaine seperti yang tengah mewabah di Amerika Serikat dan Kanada. Seperti yang dilansir dari cuitan akun twitter resmi Badan Pengendalian Wabah dan Pencegahan Amerika Serikat, @CDCgov, wabah ini telah menelan korban hingga mencapai 50 orang, dan telah menghimbau masyarakatnya untuk tidak makan selada ini dalam bentuk apapun sampai mereka mempelajari lebih lanjut masalah ini.

Guna mengantisipasi hal ini, Kementan melalui Badan Karantina Pertanian menjamin bahwa jenis selada romaine sampai saat ini belum masuk ke Indonesia. "Saya telah menginstruksikan seluruh jajaran Karantina untuk memperketat pengawasan. Jika komoditas ini masuk dalam recognisi segera di lakukan tindakan penolakan," kata Banun Harpini, Kepala Barantan melalui keterangan tertulisnya kepada capingbiru.com, Jumat (23/11/2018).

Disebutnya, pemerintah telah mengantisipasi dan menjaga kemungkinan masuknya sayuran jenis ini yang berasal dari negara yang tengah dilanda wabah.

Sebetulnya, lanjut Banun, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir akan ancaman bakteri mematikan yang ada dalam selada romaine. “Pasalnya, Indonesia tidak membuka kebijakan impor selada baik dari Amerika maupun Kanada, karena selada kita justru diekspor Singapura, dan Malaysia,” jelasnya.

Namun sebagai langkah antisipasi tetap akan dilakukan. Sebab, menurutnya bisa saja masyarakat Indonesia ada yang melancong ke Amerika Serikat dan Canada kemudian membawa oleh-oleh selada romaine dengan bakteri E.Coli tersebut. “Untuk mencegah masuknya selada romaine dari Amerika Serikat dan Kanada atau yang dibawa para pelancong dari kedua negara tersebut. Kami sudah siapkan petugas disemua pintu masuk Indonesia, dengan instruksi surat edar,” terang Banun.

Dengan adanya jaminan dari pemerintah, maka dihimbau kepada masyarakat untuk tetap mengkonsumsi buah dan sayuran asal lokal. Kualitas dan rasa tidak kalah enak dari produk impor serupa. “Terjaga pengendalian dan pola tanamnya. Jadi, lebih sehat dan aman,” pungkas Banun Harpini. RS
Banner Banner List Kiri 1
RECENT POST
Karantina Indonesia Ekspor Sembilan Ribu Ton Manggis ke Tiongkok
Karantina
06 September 2018, 14:54
Indonesia Ekspor Sembilan Ribu Ton Manggis ke Tiongkok
“Manggis buah unggulan ekspor yang eksotis. Indonesia sudah mengekspor buah ini ke 23 negara. Kita fokus untuk budidayanya, dan serta mendorong harmonisasi aturan SPS-nya (Sanitary and Phytosanitary) agar bisa diterima oleh tujuan ekspor lainnya untuk memperluas pasar".
Karantina Tren Ekspor Produk Pertanian Meningkat Karantina Pertanian Dibuka di Ampana
Karantina
17 September 2018, 16:43
Tren Ekspor Produk Pertanian Meningkat, Karantina Pertanian Dibuka di Ampana
“Kami berharap, hadirnya karantina di wilayahnya mampu memberikan kontribusi dan dorongan bagi petani untuk meningkatkan kualitas komoditas yang dihasilkan agar sesuai persyaratan internasional, sehingga mampu bersaing di pasar dunia".
Karantina Terapkan Manajemen Anti Suap 3 Eksportir Pertanian dapat Layanan Prioritas Karantina
Karantina
07 October 2018, 15:15
Terapkan Manajemen Anti Suap, 3 Eksportir Pertanian dapat Layanan Prioritas Karantina
"Sebagai salah satu bank persepsi, kami terus mendukung upaya pemerintah memperlancar pelayanan kepada masyarakat".
Karantina Dukung Ekspor Kementan Paparkan Sistem Sertifikasi Karantina
Karantina
25 October 2018, 16:26
Dukung Ekspor, Kementan Paparkan Sistem Sertifikasi Karantina
"Semua titik kritis sudah dikendalikan, kami lalukan monitoring, minimal satu kali setahun".