HEADLINE NEWS
Kian Menjanjikan, Milenial hingga Artis Meraup Untung dari Bisnis Pertanian >>> Maslahat Kepada Umat, MUI Dukung Program Pertanian Kementan >>> Sapa Penyuluh se-Indonesia, Mentan SYL Perintahkan Harmonisasi dan Cek Lapangan >>> Kementan Dukung Jabar Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong >>> Gubernur Jabar Ridwan Kamil Lepas Ekspor 30 ton Ubi Jalar ke Hongkong >>> Atasi Anjloknya Harga, Penyuluh Karangploso Olah Cabai Jadi Produk Olahan >>> Petani Bogor Panen Padi Organik, Kementan Dorong Korporasi Pertanian >>> Mentan Syahrul Buka Musyawarah Nasional Aspphami >>> DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan >>> Kabupaten Touna Sukses Ekspor Jagung, Kementan Dorong Kembangkan Korporasi Pertanian >>> Kementan Maksimalkan Penggunaan Alsintan di Lokasi Food Estate dengan Bimtek >>> Komisi IV DPR RI Dorong Kementan Jamin Ketersediaan Bibit Unggul di Seluruh Indonesia >>> Guru Besar UGM Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan Pertanian >>> Bupati Sebut Proyek Food Estate Peluang Besar Untuk Masyarakat Humbahas >>> Mentan SYL Serius Garap Food Estate di Pulang Pisau, Kalteng >>> Masyarakat dan Mahasiswa Kalteng Dukung Program Food Estate >>> IKA Fakultas Pertanian UNHAS Wilayah Jabodetabek Arifin Tasrif Dukung Kementan Dalam Penyediaan Pangan Serta Peningkatan Devisa Negara di Tengah Pandemi Covid-19 >>> Presiden Jokowi) Meminta Masyarakat Indonesia Menerapkan Budaya Tidak Membuang Makanan (Food Waste) >>> Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Akhmad Musyafak: Kinerja Ekspor Pertanian Pada Periode Agustus 2020 Mengalami Peningkatan Menjadi USD 2,4 Miliar Dibanding Tahun 2019 Yang Hanya USD 2,2 Miliar >>> Warso Farm Siap Kembangkan 13 Hektar Lahan Buah Naga dan Durian
Banner Banner Detail Atas
Banner Banner Detail Kanan

Petani Buah Naga Kutai Kertanegara Kembali Berproduksi

Hortikultura
14 September 2020, 13:34
Petani Buah Naga Kutai Kertanegara Kembali Berproduksi
Kutai, (CB) - Pengembangan agribisnis buah-buahan memberi nilai tambah bagi petani sekaligus menjaga keseimbangan gizi bagi masyarakat. Setelah sempat dihantam serangan penyakit beberapa tahun yang lalu, kini buah naga Kutai Kertanegara mulai menggeliat lagi.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo sejak awal selalu mengarahkan untuk terus meningkatkan produksi melalui ekstensifikasi dan intensifikasi atau pengembangan kawasan dan pemeliharaan tanaman yang sudah ada melalui penerapan teknologi budidaya maju ramah lingkungan yang mengacu pada GAP dan SOP, serta pemilihan jenis buah yang memiliki prospek pasar baik dalam negeri terlebih pasar ekspor.

Geliat budidaya buah naga Kutai Kertanegara (Kukar) mulai muncul lagi di Kecamatan Samboja, Loa Janan dan Kecamatan Sebulu dengan total luas 152,25 ha dan produksi mencapai 703,6 ton. Salah satu keunikan kebun buah naga di Kabupaten Kutai Kartanegara tiang pancang/panjatannya menggunakan kayu ulin yang sangat kuat dan kokoh, yang memang banyak terdapat di daerah ini. Kelebihan lain yang dimiliki buah naga Kukar ini dapat panen sepanjang tahun karena wilayah Kukar terletak di garis equator sehingga intensitas matahari penuh sepanjang hari.

Tanaman buah naga membutuhkan penyinaran matahari penuh dengan intensitas sinar matahari sekitar 70 – 80%. Oleh karena itu di beberapa wilayah dengan intensitas sinar matahari yang sedikit, kebun buah naga diberi lampu untuk mempercepat umur panen. Puncak panen buah naga pada wilayah ini adalah bulan April – Agustus. Buah naga yang dibudidayakan pada wilayah ini adalah buah naga merah.

Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto, menyatakan dengan kembali normalnya produksi buah naga Kukar tentunya sangat membantu meningkatkan penghasilan masyarakat di tengah pandemi Covid 19, dikarenakan tingginya permintaan pasokan buah di masa ini. Bahkan pasokan dirasakan masih kurang untuk memenuhi permintaan pasar terutama pasar ekspor. Ini menunjukkan peluang usaha agribisnis buah naga masih sangat menjanjikan dan terbuka lebar. “Petani adalah insan tangguh yang tidak diam saja saat kebunnya diserang hama atau penyakit," ujarnya bangga.

Berbagai upayapun telah dilakukan Kementerian Pertanian dan Pemda setempat. Dinas Pertanian Kabupaten Kukar melakukan berbagai cara untuk mengembalikan kejayaan buah naga Kukar.

Saat ini Kukar masih memiliki potensi yang cukup luas untuk pengembangan kawasan buah naga. Terdapat lahan yang berpotensi untuk pengembangan seluas 67.869 ha. Lahan tersebut cocok karena kondisi lahan dan agroklimatnya sesuai untuk budidaya buah naga.

Senada, Direktur Buah dan Florikultura Liferdi Lukman menyatakan, pihaknya akan terus mendorong petani melakukan penerapan budidaya sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang mengacu pada Good Agricultural Practices (GAP) sehingga produk yang dihasilkan sesuai dengan tuntutan pasar baik dari segi kualitas maupun kuantitas. “Terutama buah-buahan unggulan yang berpotensi ekspor seperti manggis, mangga, pisang, nenas, salak, durian dan buah naga dengan berbagai program dan melibatkan seluruh stake holders terkait," jelas Liferdi.

Liferdi juga mengapresiasi petani buah naga Kabupaten Kukar yang berhasil memproduksi buah naga bermutu bahkan di tengah Pandemi Covid-19. "Semoga produksi buah naga Kukar terus meningkat tidak hanya untuk pasar lokal namun juga untuk pasar ekspor yang masih terbuka lebar," tutup Liferdi. RS
Banner Banner List Kiri 1
RECENT POST
Hortikultura Penangkar Benih Bawang Putih Komitmen Perangi Benih Palsu dan Oplosan
Hortikultura
02 September 2018, 14:35
Penangkar Benih Bawang Putih Komitmen Perangi Benih Palsu dan Oplosan
"Namun demikian, kita wajib mengapresiasi para penangkar benih bawang putih yang telah berkomitmen pada prinsip menjaga mutu".
Hortikultura Varietas Tawangmangu Baru Didorong Untuk Swasembada Bawang Putih
Hortikultura
09 September 2018, 17:14
Varietas Tawangmangu Baru Didorong Untuk Swasembada Bawang Putih
"Ke depan jenis ini akan didorong dorong produksi maupun produktivitasnya. Selain untuk konsumsi, juga dijadikan bakal benih untuk musim tanam berikutnya".
Hortikultura Entaskan Kemiskinan Bumiayu Dukung Program Bekerja Kementan
Hortikultura
21 September 2018, 15:22
Entaskan Kemiskinan, Bumiayu Dukung Program Bekerja Kementan
“Anak saya dua pak, dan masih sekolah di SMP dan SMA, mereka butuh dana. Mudah-mudahan bantuan pemerintah dari Program Bekerja ini bisa berkembang agar dapat membantu saya menyekolahkan anak-anak hingga perguruan tinggi".
Hortikultura Setelah Ayam Kementan Sediakan Benih Hortikultura ke RTM di Brebes
Hortikultura
21 September 2018, 18:14
Setelah Ayam, Kementan Sediakan Benih Hortikultura ke RTM di Brebes
Nantinya pihak swasta sebagai industri kecil dan menengah akan diundang untuk masuk ke daerah ini untuk memproduksi, misalnya kripik pisang".