HEADLINE NEWS
Kian Menjanjikan, Milenial hingga Artis Meraup Untung dari Bisnis Pertanian >>> Maslahat Kepada Umat, MUI Dukung Program Pertanian Kementan >>> Sapa Penyuluh se-Indonesia, Mentan SYL Perintahkan Harmonisasi dan Cek Lapangan >>> Kementan Dukung Jabar Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong >>> Gubernur Jabar Ridwan Kamil Lepas Ekspor 30 ton Ubi Jalar ke Hongkong >>> Atasi Anjloknya Harga, Penyuluh Karangploso Olah Cabai Jadi Produk Olahan >>> Petani Bogor Panen Padi Organik, Kementan Dorong Korporasi Pertanian >>> Mentan Syahrul Buka Musyawarah Nasional Aspphami >>> DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan >>> Kabupaten Touna Sukses Ekspor Jagung, Kementan Dorong Kembangkan Korporasi Pertanian >>> Kementan Maksimalkan Penggunaan Alsintan di Lokasi Food Estate dengan Bimtek >>> Komisi IV DPR RI Dorong Kementan Jamin Ketersediaan Bibit Unggul di Seluruh Indonesia >>> Guru Besar UGM Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan Pertanian >>> Bupati Sebut Proyek Food Estate Peluang Besar Untuk Masyarakat Humbahas >>> Mentan SYL Serius Garap Food Estate di Pulang Pisau, Kalteng >>> Masyarakat dan Mahasiswa Kalteng Dukung Program Food Estate >>> IKA Fakultas Pertanian UNHAS Wilayah Jabodetabek Arifin Tasrif Dukung Kementan Dalam Penyediaan Pangan Serta Peningkatan Devisa Negara di Tengah Pandemi Covid-19 >>> Presiden Jokowi) Meminta Masyarakat Indonesia Menerapkan Budaya Tidak Membuang Makanan (Food Waste) >>> Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Akhmad Musyafak: Kinerja Ekspor Pertanian Pada Periode Agustus 2020 Mengalami Peningkatan Menjadi USD 2,4 Miliar Dibanding Tahun 2019 Yang Hanya USD 2,2 Miliar >>> Warso Farm Siap Kembangkan 13 Hektar Lahan Buah Naga dan Durian
Banner Banner Detail Atas
Banner Banner Detail Kanan

Mentan di Forum Agriculture, Anak Muda Harus Terbiasa Dengan Teknologi dan Digital

Badan PP SDM
01 May 2020, 16:29
Mentan di Forum Agriculture, Anak Muda Harus Terbiasa Dengan Teknologi dan Digital
Jakarta, (CB) - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar seminar Indonesia Agriculture Forum 2020 yang berlangsung melalui video teleconference, Kamis (30/4). Seminar ini digelar dengan tujuan menjadikan pendidikan vokasi sebagai pendidikan berkualitas pada bidang qualified agri creator dan qualified job job seeker.

Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengharapkan generasi muda mampu terbiasa dengan sistem digital online dalam melakukan aktivitas kreator di bidang pangan pertanian. "Karena itu pendidikan vokasi harus menjadi jawaban di tengah pandemi covid-19. Terutama bagi anak muda yang diharapkan selalu terbiasa dengan digital. Apalagi pendidikan adalah sebuah proses dan tantangan baru yang harus kita hadapi," ujar Mentan Syahrul di ruang Agriculture War Room (AWR) Kementan, kemarin Kamis (30/4/ 2020).

Syahrul mengharapkan seluruh pusat pendidikan pertanian baik di polbangtan maupun di perguruan tinggi lainya mampu menghadirkan SDM petani milenial yang gigih dan memiliki rasa keingintahuan pada perkembangan ilmu pengetahuan. Generasi seperti itu, kata Syahrul, selalu dibutuhkan untuk menjaga persaingan global yang semakin sulit. "Karakter seorang petani adalah petarung di lapangan. Karena itu negara membutuhkan anak bangsa yang kritis dalam melakukan segala hal. Sipat kritis ini bisa mengukur tingakt kecedasan seseorang," katanya.

Syahrul mengatakan, untuk melahirkan generasi semacam itu, maka, ke depan pendidikan vokasi perlu melakukan kompetisi yang dimotori oleh pemikiran dan mental tangguh. Dengan begitu, nantinya akan lahir petani milenial kreatif dan mampu berpikir inovatif dalam memajukan sektor pertanian ke depan.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Dedi Nursyamsi mengaku bangga dengan alumni Polbangtan yang kini bisa berbicara banyak di dunia pertanian.

Sejak awal, kata Dedi, metode pembalajaran di Polbangtan memang selalu mengikuti alur majunya perkembangan jaman dengan basis utamnaya, teknologi. Pola seperti itu, panjut Dedi, akan memudahkan anak muda dalam melakukan kegiatan bertani dengan digital. "Yang terpenting mereka mampu menciptakan sikap profesional, mandiri, dan berjiwa entrepeneur. Sejauh ini, beberapa alumni Polbangtan sudah ada yang tergabung dalam stratp up pertanian. Dan ini sangat luar biasa," tutupnya.

Sebagai catatan, dalam seminar ini turut hadir diantaranya adalah Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Patdono Suwignjo, Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas Pungky Sumandi, Rektor Institut Pertanian Bogor Arif Satria, dan Ketua Departemen Hortikultura Kadin Karen Tambayong. RS
Banner Banner List Kiri 1
RECENT POST
Badan PP SDM Kadin Apresiasi Capaian Investasi dan Ekspor Pangan
Badan PP SDM
23 November 2018, 16:45
Kadin Apresiasi Capaian Investasi dan Ekspor Pangan
“Dengan izin yang cepat dari Kementan, maka dalam waktu dekat kami akan merealisasikan semua izin investasi".
Badan PP SDM Terobosan Kebijakan Kementan Hasilkan Capaian Penting di Sektor Pertanian dan Pangan
Badan PP SDM
28 November 2018, 07:52
Terobosan Kebijakan Kementan Hasilkan Capaian Penting di Sektor Pertanian dan Pangan
"Alsintan terus dikejar sehingga produksi pertanian bisa maksimal dan efisien diseluruh Indonesia".
Badan PP SDM Kurikulum Kopi dan Kakao Tingkatkan Kompetensi
Badan PP SDM
07 December 2018, 19:25
Kurikulum Kopi dan Kakao Tingkatkan Kompetensi
“Komposisi kurikulum yang akan dituangkan nantinya 30% teori dan 70% praktek melalui teaching factory".
Badan PP SDM Kementan Dorong Petani Berkiprah di Era Revolusi Industri 40
Badan PP SDM
08 January 2019, 18:32
Kementan Dorong Petani Berkiprah di Era Revolusi Industri 4.0
"Terbukti dengan banyaknya pertanian konvensional yang ditemui di berbagai wilayah Indonesia".