HEADLINE NEWS
Kian Menjanjikan, Milenial hingga Artis Meraup Untung dari Bisnis Pertanian >>> Maslahat Kepada Umat, MUI Dukung Program Pertanian Kementan >>> Sapa Penyuluh se-Indonesia, Mentan SYL Perintahkan Harmonisasi dan Cek Lapangan >>> Kementan Dukung Jabar Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong >>> Gubernur Jabar Ridwan Kamil Lepas Ekspor 30 ton Ubi Jalar ke Hongkong >>> Atasi Anjloknya Harga, Penyuluh Karangploso Olah Cabai Jadi Produk Olahan >>> Petani Bogor Panen Padi Organik, Kementan Dorong Korporasi Pertanian >>> Mentan Syahrul Buka Musyawarah Nasional Aspphami >>> DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan >>> Kabupaten Touna Sukses Ekspor Jagung, Kementan Dorong Kembangkan Korporasi Pertanian >>> Kementan Maksimalkan Penggunaan Alsintan di Lokasi Food Estate dengan Bimtek >>> Komisi IV DPR RI Dorong Kementan Jamin Ketersediaan Bibit Unggul di Seluruh Indonesia >>> Guru Besar UGM Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan Pertanian >>> Bupati Sebut Proyek Food Estate Peluang Besar Untuk Masyarakat Humbahas >>> Mentan SYL Serius Garap Food Estate di Pulang Pisau, Kalteng >>> Masyarakat dan Mahasiswa Kalteng Dukung Program Food Estate >>> IKA Fakultas Pertanian UNHAS Wilayah Jabodetabek Arifin Tasrif Dukung Kementan Dalam Penyediaan Pangan Serta Peningkatan Devisa Negara di Tengah Pandemi Covid-19 >>> Presiden Jokowi) Meminta Masyarakat Indonesia Menerapkan Budaya Tidak Membuang Makanan (Food Waste) >>> Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Akhmad Musyafak: Kinerja Ekspor Pertanian Pada Periode Agustus 2020 Mengalami Peningkatan Menjadi USD 2,4 Miliar Dibanding Tahun 2019 Yang Hanya USD 2,2 Miliar >>> Warso Farm Siap Kembangkan 13 Hektar Lahan Buah Naga dan Durian
Banner Banner Detail Atas
Banner Banner Detail Kanan

Kurikulum Kopi dan Kakao Tingkatkan Kompetensi

Badan PP SDM
07 December 2018, 19:25
Kurikulum Kopi dan Kakao Tingkatkan Kompetensi
Jakarta, (CB) - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian bersama PIS Agro menjalin kerjasama dalam menyusun kurikulum Kopi dan Kakao untuk meningkatkan kompetensi generasi muda pertanian khususnya untuk para mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (POLBANGTAN). Kerjasama tersebut dituangkan dalam bentuk perjanjian kerjasama antara Kepala Pusat Pendidikan Pertanian dengan PISAgro.

“Perjanjian kerjasama ini merupakan tindak lanjut MoU sebelumnya antara Kepala Badan SDM Pertanian dan PISAgro yang disaksikan oleh Menteri Pertanian dan Kadin,“ ungkap Sekretaris Jenderal, Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro saat pertemuan perjanjian kerjasama yang diselenggarakan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, pada Jum’at (7/12/2018).

Beberapa poin yang terkandung dalam perjanjian kerjasama antara Kementan dengan Pis Agro antara lain ; menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usah dan industry, mengembangkan pola-pola pembelajaran dengan system teching factory yang bisa dilaksanakan di dalam kampus maupun di industry, rekan-rekan industry akan menjadi tenaga praktisi di POLBANGTAN dan yang terakhir adalah dunia industri akan dijadikan tempat untuk magang baik bagi para mahasiswa maupun dosen POLBANGTAN.

Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan penyerahan kurikulum nasional kopi yaitu oleh Chairman of Executive board SCOPI dan penyerahan kurikulum kakao oleh Director Swiss Contact kepada Kementerian Pertanian. “Teman-teman di industri sudah menyusun kurikulum kopi dan juga kakao secara nasional, kurikulum disusun berdasarkan kebutuhan industry, sehingga kami akan sesuaikan untuk kurikulum di POLBANGTAN maupun di balai-balai pelatihan,“ jelas Momon Rusmono, Kepala Badan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian.

Lebih lanjut, Momon mengungkapkan bentuk kurikulum yang akan disusun adalah berorientasi pada substansi dari suatu keahlian dan uraian silabus untuk mencapai kompetensi tertentu yaitu dalam bidang kop dan kakao mulai dari aspek budidaya dan pengolahan. “Komposisi kurikulum yang akan dituangkan nantinya 30% teori dan 70% praktek melalui teaching factory yaitu proses pembelajaran yang sesuai dengan situasinya didunia usaha, indutri dan kerja,“ ungkap Momon.

Momon berharap nantinya setelah mencapai keahlian tertentu mahasiswa bisa mendapatkan sertifikat yang nantinya dapat digunakan dalam mengembangkan dunia usaha dan bisnis dibidang kopi maupun kakao.

Dalam kesempatan yang sama, Board of PISAgro, Wisman Jaya mengatakan bahwa masa depan industri pertanian berada di petani, sehingga sinergi dengan pemerintah sangat diperlukan khususnya untuk pengembangan komoditas kopi dan kakao dalam hal ini. “Saya sangat senang dengan adanya kerjasama ini, mudah- mudahan ini bisa membawa perubahan bagi petani khususnya petani kakao dan kopi,” jelas Wisman. RS
Banner Banner List Kiri 1
RECENT POST
Badan PP SDM Kadin Apresiasi Capaian Investasi dan Ekspor Pangan
Badan PP SDM
23 November 2018, 16:45
Kadin Apresiasi Capaian Investasi dan Ekspor Pangan
“Dengan izin yang cepat dari Kementan, maka dalam waktu dekat kami akan merealisasikan semua izin investasi".
Badan PP SDM Terobosan Kebijakan Kementan Hasilkan Capaian Penting di Sektor Pertanian dan Pangan
Badan PP SDM
28 November 2018, 07:52
Terobosan Kebijakan Kementan Hasilkan Capaian Penting di Sektor Pertanian dan Pangan
"Alsintan terus dikejar sehingga produksi pertanian bisa maksimal dan efisien diseluruh Indonesia".
Badan PP SDM Kurikulum Kopi dan Kakao Tingkatkan Kompetensi
Badan PP SDM
07 December 2018, 19:25
Kurikulum Kopi dan Kakao Tingkatkan Kompetensi
“Komposisi kurikulum yang akan dituangkan nantinya 30% teori dan 70% praktek melalui teaching factory".
Badan PP SDM Kementan Dorong Petani Berkiprah di Era Revolusi Industri 40
Badan PP SDM
08 January 2019, 18:32
Kementan Dorong Petani Berkiprah di Era Revolusi Industri 4.0
"Terbukti dengan banyaknya pertanian konvensional yang ditemui di berbagai wilayah Indonesia".