HEADLINE NEWS
Kian Menjanjikan, Milenial hingga Artis Meraup Untung dari Bisnis Pertanian >>> Maslahat Kepada Umat, MUI Dukung Program Pertanian Kementan >>> Sapa Penyuluh se-Indonesia, Mentan SYL Perintahkan Harmonisasi dan Cek Lapangan >>> Kementan Dukung Jabar Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong >>> Gubernur Jabar Ridwan Kamil Lepas Ekspor 30 ton Ubi Jalar ke Hongkong >>> Atasi Anjloknya Harga, Penyuluh Karangploso Olah Cabai Jadi Produk Olahan >>> Petani Bogor Panen Padi Organik, Kementan Dorong Korporasi Pertanian >>> Mentan Syahrul Buka Musyawarah Nasional Aspphami >>> DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan >>> Kabupaten Touna Sukses Ekspor Jagung, Kementan Dorong Kembangkan Korporasi Pertanian >>> Kementan Maksimalkan Penggunaan Alsintan di Lokasi Food Estate dengan Bimtek >>> Komisi IV DPR RI Dorong Kementan Jamin Ketersediaan Bibit Unggul di Seluruh Indonesia >>> Guru Besar UGM Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan Pertanian >>> Bupati Sebut Proyek Food Estate Peluang Besar Untuk Masyarakat Humbahas >>> Mentan SYL Serius Garap Food Estate di Pulang Pisau, Kalteng >>> Masyarakat dan Mahasiswa Kalteng Dukung Program Food Estate >>> IKA Fakultas Pertanian UNHAS Wilayah Jabodetabek Arifin Tasrif Dukung Kementan Dalam Penyediaan Pangan Serta Peningkatan Devisa Negara di Tengah Pandemi Covid-19 >>> Presiden Jokowi) Meminta Masyarakat Indonesia Menerapkan Budaya Tidak Membuang Makanan (Food Waste) >>> Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Akhmad Musyafak: Kinerja Ekspor Pertanian Pada Periode Agustus 2020 Mengalami Peningkatan Menjadi USD 2,4 Miliar Dibanding Tahun 2019 Yang Hanya USD 2,2 Miliar >>> Warso Farm Siap Kembangkan 13 Hektar Lahan Buah Naga dan Durian
Banner Banner Detail Atas
Banner Banner Detail Kanan

Presiden Joko Widodo Pimpin Panen Raya Udang Vaname di Muara Gembong Bekasi

LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
31 January 2019, 13:03
Presiden Joko Widodo Pimpin Panen Raya Udang Vaname di Muara Gembong Bekasi
Bekasi, (CB) - Presiden Joko Widodo melaksanakan panen raya udang Vaname di lokasi Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (30/1). Sebanyak 5 ton udang Vaname dipanen oleh Presiden Joko Widodo dengan perkiraan pendapatan per hektar mencapai Rp. 317.550.000,-.

“Biaya produksi udang Vaname untuk satu hektar kurang lebih sebesar Rp. 180 juta dan saat panen ini kita bisa mendapatkan Rp. 317 juta per hektar. Artinya ada margin keuntungan yang diperoleh masyarakat,” ungkap Presiden Joko Widodo.

Berdasarkan Surat Keputusan IPHPS nomor 3767/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/7/2017, sebanyak 38 Kepala Keluarga (KK) yang tergabung dalam Kelompok Tani Mina Bakti mengelola hutan sosial dengan luas 80,9 Ha atau setiap KK memperoleh lahan garapan seluas 2 Ha. Usaha hutan sosial di Muara Gembong Bekasi dilaksanakan dengan pendekatan lanskap silvofishery (wana mina).

Presiden Joko Widodo menyatakan, panen udang Vaname ini merupakan panen yang kedua setelah kegagalan panen yang pertama. “Pada November 2017 kita melakukan proses perbenihan pertama dan diprediksi dapat dipanen pada Februari 2018 namun ternyata gagal. Setelah pembelajaran yang kita miliki, proses perbenihan siklus kedua pada pada tanggal 1 November 2018 lalu berhasil kita petik manfaatnya. Hari ini kita melakukan panen raya dengan hasil 5 juta ton per hektar. Ini adalah contoh keberhasilan dari sebuah proses kegagalan dan pembelajaran,” tegas Presiden Joko Widodo.

Menurut Presiden Joko Widodo, keberhasilan dari sebuah proses kegagalan mampu membentuk ketangguhan usaha dan kemandirian masyarakat. “Lebih baik gagal tapi kemudian kita belajar, bekerja keras, dan meraih keberhasilan. Saya lebih senang proses yang seperti ini dibanding sebuah usaha yang langsung berhasil. Orang yang belajar dari proses kegagalan, itu yang paling penting,” ungkap Presiden Joko Widodo.

Menteri LHK Siti Nurbaya yang turut mendampingi panen raya udang Vaname bersama Presiden Joko Widodo menyatakan, “Proses pembelajaran ini penting untuk menjadikan masyarakat kita menjadi produktif. Poin penting bagi pemerintah adalah bagaimana sumber daya alam itu bisa diakses, didukung fasilitasi dan kesempatan berusaha, serta pengetahuan teknis untuk dapat mandiri. Proses ini cukup panjang.”

Menteri Siti menyampaikan bahwa hutan sosial adalah program prioritas pemerintah yang bertujuan untuk menjaga kelestarian hutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan, mengatasi kesenjangan, meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan mengurangi kemiskinan. Usaha hutan sosial dapat dilakukan melalui berbagai pola seperti agroforestry (wana tani), silvofishery (wana mina), hingga agro husbandary (wana ternak). Menteri Siti mencontohkan, beberapa hutan sosial yang menerapkan pola silvofishery telah berhasil diterapkan di Muara Gembong, Kubu Raya, dan Langkat, serta sedang dikembangkan juga di Indramayu dan Tarakan.

“Semua itu telah dibuktikan keberhasilannya, yaitu mendatangkan kesejahteraan masyarakat secara ekonomi dan sosial, sekaligus melestarikan hutan dan lingkungan. Jika ini ditularkan di seluruh wilayah di Indonesia, pasti kita akan menjadi negara yang makmur. Tentu pemerintah akan terus memfasilitasi masyarakat,” ujar Menteri Siti.

Selain Menteri LHK Siti Nurbaya, panen raya udang Vaname di Muara Gembong Bekasi juga turut dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Turut hadir juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. red
Banner Banner List Kiri 1
RECENT POST
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN Tim RKW Bergerak Cepat Tanggulangi Kebakaran Hutan di Probolinggo
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
18 October 2018, 15:35
Tim RKW Bergerak Cepat Tanggulangi Kebakaran Hutan di Probolinggo
Setelah berjibaku selama 6 hari, akhirnya api dapat dipadamkan pada 17 Oktober 2018. Dan estimasi luas hutan yang terbakar kurang lebih 50 hektar dengan tegakan mayoritas berupa cemara gunung (Casuarina junghuniana).
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN Manggala Agni Bantu Penanganan Bencana di Palu Donggala dan Sigi
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
19 October 2018, 19:31
Manggala Agni Bantu Penanganan Bencana di Palu, Donggala, dan Sigi
“Manggala Agni bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat dalam melakukan distribusi bahan makanan ke posko-posko pengungsian di Desa Sada Unta, Lore Lindu dan bersama LSM KUN juga melakukan penanganan medis korban di posko pengungsian di Desa Tufa Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi".
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN KLHK Lantik Kepala Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
19 October 2018, 21:49
KLHK Lantik Kepala Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur
“Dengan cara itu, kita bisa membangun keterpaduan, keintegrasian, memperkuat sinergi dalam percepatan pembangunan nasional".
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN Menteri LHK Penanganan Global Pencemaran Laut Makin Penting
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
26 October 2018, 13:01
Menteri LHK: Penanganan Global Pencemaran Laut Makin Penting
Dari 108 negara anggota sudah terdaftar 89 negara yang akan hadir dengan sebanyak lebih kurang 300-400 pejabat pemerintah di dunia yang akan hadir.