HEADLINE NEWS
Kian Menjanjikan, Milenial hingga Artis Meraup Untung dari Bisnis Pertanian >>> Maslahat Kepada Umat, MUI Dukung Program Pertanian Kementan >>> Sapa Penyuluh se-Indonesia, Mentan SYL Perintahkan Harmonisasi dan Cek Lapangan >>> Kementan Dukung Jabar Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong >>> Gubernur Jabar Ridwan Kamil Lepas Ekspor 30 ton Ubi Jalar ke Hongkong >>> Atasi Anjloknya Harga, Penyuluh Karangploso Olah Cabai Jadi Produk Olahan >>> Petani Bogor Panen Padi Organik, Kementan Dorong Korporasi Pertanian >>> Mentan Syahrul Buka Musyawarah Nasional Aspphami >>> DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan >>> Kabupaten Touna Sukses Ekspor Jagung, Kementan Dorong Kembangkan Korporasi Pertanian >>> Kementan Maksimalkan Penggunaan Alsintan di Lokasi Food Estate dengan Bimtek >>> Komisi IV DPR RI Dorong Kementan Jamin Ketersediaan Bibit Unggul di Seluruh Indonesia >>> Guru Besar UGM Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan Pertanian >>> Bupati Sebut Proyek Food Estate Peluang Besar Untuk Masyarakat Humbahas >>> Mentan SYL Serius Garap Food Estate di Pulang Pisau, Kalteng >>> Masyarakat dan Mahasiswa Kalteng Dukung Program Food Estate >>> IKA Fakultas Pertanian UNHAS Wilayah Jabodetabek Arifin Tasrif Dukung Kementan Dalam Penyediaan Pangan Serta Peningkatan Devisa Negara di Tengah Pandemi Covid-19 >>> Presiden Jokowi) Meminta Masyarakat Indonesia Menerapkan Budaya Tidak Membuang Makanan (Food Waste) >>> Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Akhmad Musyafak: Kinerja Ekspor Pertanian Pada Periode Agustus 2020 Mengalami Peningkatan Menjadi USD 2,4 Miliar Dibanding Tahun 2019 Yang Hanya USD 2,2 Miliar >>> Warso Farm Siap Kembangkan 13 Hektar Lahan Buah Naga dan Durian
Banner Banner Detail Atas
Banner Banner Detail Kanan

KLHK Terjunkan Helikopter Tanggulangi Karhutla di Batam

LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
13 February 2019, 08:56
KLHK Terjunkan Helikopter Tanggulangi Karhutla di Batam
Jakarta, (CB) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menerjunkan helikopter untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kelurahan Tanjung Riau Kecamatan Sekupang Kota Batam (12/02/2019). Satu unit helikopter Jenis Heli Bell 412 ini, melakukan pemadaman udara (water bombing) sebanyak 17 kali.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B. Panjaitan menyampaikan dalam siaran persnya, bahwa pihaknya menyiagakan helikopter yang digunakan untuk patroli udara. Helikopter ini juga disiapkan untuk pemadaman pada areal yang sulit dijangkau melalui darat, dan areal dengan sumber air minim untuk pemadaman. “Saat ini di Kota Batam sudah disiagakan satu unit helikopter untuk membantu tim pemadaman darat yang telah melakukan upaya pemadaman beberapa hari ini di wilayah Sekupang,” tambah Raffles.

Sementara itu, Brigade Pengendalian Karhutla KLHK, Manggala Agni Daops Dumai Provinsi Riau melakukan pemadaman darat di Jl. Perjuangan Kelurahan Teluk Lecak Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis. Manggala Agni bersama-sama dengan Personil KLHK lainnya dari Balai Penegakan Hukum Riau, Pemadam Kebakaran Riau, TNI, Aparat Desa, dan juga Masyarakat Peduli Api dibantu oleh masyarakat sekitar melakukan pemadaman sejak kemarin. Kebakaran yang terjadi pada lahan gambut, cukup menyulitkan tim dalam melakukan pemadaman.

Pemadaman juga dilakukan di Kepenghuluan Mumugo, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau serta di Kelurahan Teluk Makmu, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Cuaca panas dan angin menyebabkan api mudah menyebar dan meluas. Manggala Agni bersama-sama dengan TNI dan juga MPA terus berupaya melakukan pemadaman. “KLHK terus waspada dan melakukan pemadaman pada areal terbakar. Upaya pencegahan pun tetap dilakukan melalui patroli, sosialisasi kepada masyarakat, pemantauan hotspot, dan pengecekan hotspot atau pun laporan kejadian karhutla,” tandas Raffles.

Pantauan hotspot Posko Pengendalian Karhutla KLHK tanggal 12 Februari 2019 pukul 20.00 WIB, berdasarkan satelit NOAA terpantau satu titik di Provinsi Kalimantan Timur. Sedangkan berdasarkan Satelit TERRA AQUA (NASA) confidence level ? 80% terpantau 10 titik di Provinsi Riau.

Perbandingan total jumlah hotspot tahun 2018 dan 2019 (tanggal 1 Januari – 12 Februari 2019) berdasarkan satelit NOAA terdapat 45 titik, pada periode yang sama tahun 2018 jumlah hotspot sebanyak 85 titik. Terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 40 titik (47,06 %). Berdasarkan Satelit Terra/Aqua (NASA) Confidence Level ?80% , total hotspot 95 titik, pada periode yang sama tahun 2018 jumlah hotspot sebanyak 210 titik , terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 115 titik (54,76 %). S
Banner Banner List Kiri 1
RECENT POST
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN Tim RKW Bergerak Cepat Tanggulangi Kebakaran Hutan di Probolinggo
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
18 October 2018, 15:35
Tim RKW Bergerak Cepat Tanggulangi Kebakaran Hutan di Probolinggo
Setelah berjibaku selama 6 hari, akhirnya api dapat dipadamkan pada 17 Oktober 2018. Dan estimasi luas hutan yang terbakar kurang lebih 50 hektar dengan tegakan mayoritas berupa cemara gunung (Casuarina junghuniana).
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN Manggala Agni Bantu Penanganan Bencana di Palu Donggala dan Sigi
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
19 October 2018, 19:31
Manggala Agni Bantu Penanganan Bencana di Palu, Donggala, dan Sigi
“Manggala Agni bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat dalam melakukan distribusi bahan makanan ke posko-posko pengungsian di Desa Sada Unta, Lore Lindu dan bersama LSM KUN juga melakukan penanganan medis korban di posko pengungsian di Desa Tufa Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi".
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN KLHK Lantik Kepala Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
19 October 2018, 21:49
KLHK Lantik Kepala Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur
“Dengan cara itu, kita bisa membangun keterpaduan, keintegrasian, memperkuat sinergi dalam percepatan pembangunan nasional".
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN Menteri LHK Penanganan Global Pencemaran Laut Makin Penting
LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
26 October 2018, 13:01
Menteri LHK: Penanganan Global Pencemaran Laut Makin Penting
Dari 108 negara anggota sudah terdaftar 89 negara yang akan hadir dengan sebanyak lebih kurang 300-400 pejabat pemerintah di dunia yang akan hadir.