HEADLINE NEWS
Kian Menjanjikan, Milenial hingga Artis Meraup Untung dari Bisnis Pertanian >>> Maslahat Kepada Umat, MUI Dukung Program Pertanian Kementan >>> Sapa Penyuluh se-Indonesia, Mentan SYL Perintahkan Harmonisasi dan Cek Lapangan >>> Kementan Dukung Jabar Ekspor Ubi Jalar ke Hongkong >>> Gubernur Jabar Ridwan Kamil Lepas Ekspor 30 ton Ubi Jalar ke Hongkong >>> Atasi Anjloknya Harga, Penyuluh Karangploso Olah Cabai Jadi Produk Olahan >>> Petani Bogor Panen Padi Organik, Kementan Dorong Korporasi Pertanian >>> Mentan Syahrul Buka Musyawarah Nasional Aspphami >>> DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan >>> Kabupaten Touna Sukses Ekspor Jagung, Kementan Dorong Kembangkan Korporasi Pertanian >>> Kementan Maksimalkan Penggunaan Alsintan di Lokasi Food Estate dengan Bimtek >>> Komisi IV DPR RI Dorong Kementan Jamin Ketersediaan Bibit Unggul di Seluruh Indonesia >>> Guru Besar UGM Ajak Semua Pihak Dukung Pembangunan Pertanian >>> Bupati Sebut Proyek Food Estate Peluang Besar Untuk Masyarakat Humbahas >>> Mentan SYL Serius Garap Food Estate di Pulang Pisau, Kalteng >>> Masyarakat dan Mahasiswa Kalteng Dukung Program Food Estate >>> IKA Fakultas Pertanian UNHAS Wilayah Jabodetabek Arifin Tasrif Dukung Kementan Dalam Penyediaan Pangan Serta Peningkatan Devisa Negara di Tengah Pandemi Covid-19 >>> Presiden Jokowi) Meminta Masyarakat Indonesia Menerapkan Budaya Tidak Membuang Makanan (Food Waste) >>> Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Akhmad Musyafak: Kinerja Ekspor Pertanian Pada Periode Agustus 2020 Mengalami Peningkatan Menjadi USD 2,4 Miliar Dibanding Tahun 2019 Yang Hanya USD 2,2 Miliar >>> Warso Farm Siap Kembangkan 13 Hektar Lahan Buah Naga dan Durian
Banner Banner Detail Atas
Banner Banner Detail Kanan

Sistem Informasi Penataan Ruang untuk Pengurangan Resiko Bencana

AGRARIA & TATA RUANG/BPN
19 November 2018, 13:33
Sistem Informasi Penataan Ruang untuk Pengurangan Resiko Bencana
Jakarta, (CB) - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN), melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Tata Ruang telah lama menyadari bahwa mitigasi bencana menjadi hal mutlak yang harus diperhatikan dalam penyusunan rencana tata ruang karena letak geografis Indonesia yang berada dalam lingkaran ring of fire. Selain itu, penting untuk membuat masyarakat mengetahui isu penataan ruang guna mengurangi resiko bencana. Untuk mempermudahnya, maka diluncurkan aplikasi berbasis web.

Pendekatan digital, seperti dirilis Kementerian ATR/BPN, tidak akan mungkin dilakukan tanpa adanya platform berbasis elektronik. Optimalisasi informasi kepada masyarakat, Kementerian ATR/BPN telah memiliki aplikasi berbasis website untuk mempermudah masyarakat mengakses Rencana Tata Ruang (RTR) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), untuk melihat rencana pemerintah daerah dalam membangun.

Memetakan tantangan yang saat ini dihadapi oleh Kementerian ATR/BPN, dokumen–dokumen peraturan daerah (perda) masih memiliki aksesibilitas terbatas bagi masyarakat umum. Begitu pun bahasa-bahasa teknis kurang dipahami oleh awam. Maka, kedua aplikasi ini hadir untuk menjawab tantangan tersebut.

Sistem informasi Penataan Ruang sangat penting terhadap upaya pengurangan risiko bencana. Oleh karena itu, Kementerian ATR/BPN telah menyediakan sistem informasi penataan ruang yang di dalamnya memuat aspek mitigasi bencana, dengan pendekatan digital ini, diharapkan ada feedback dari masyarakat sebagai bentuk perwujudan keterbukaan informasi.

Sebagai perwujudan pemanfaatan sistem informasi penataan ruang, Ditjen Tata Ruang membuat inovasi dalam bentuk sistem informasi penataan ruang yaitu Sitarunas (Sistem Informasi Tata Ruang Nasional) dan GISTaru (Geographic Information System Tata Ruang). Pada kanal aplikasi GISTaru, masyarakat dapat mengakses RTR Online (Rencana Tata Ruang Online). Sementara aplikasi lainnya yang juga tengah dikembangkan adalah RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) Interaktif.

Data yang ada pada kanal aplikasi GISTaru dapat dimanfaatkan atau digunakan oleh kementerian dan lembaga lain untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsinya masing-masing. Sistem ini juga sudah dimanfaatkan oleh OSS (Online Single Submission) yang dikomandoi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sehingga dapat terhubung langsung dengan perizinan lokasi pembangunan.

Ditjen Tata Ruang memiliki terobosan-terobosan untuk mencari cara agar dokumen–dokumen perencanaan tata ruang dapat dipahami oleh masyarakat secara umum. Melalui Sitarunas, dokumen-dokumen tata ruang menjadi lebih mudah dipahami, sehingga masyarakat dapat lebih memperhatikan rencana tata ruang skala Nasional. Harapannya, masyarakat dapat lebih mudah berinteraksi dengan perencana di Ditjen Tata Ruang.

Kementerian ATR/BPN menemukan bahwa pengurangan risiko bencana bisa dilakukan dengan meningkatkan kualitas substansi dan kontrol implementasi tata ruang. Harapannya, pada masa yang akan datang rencana tata ruang daerah akan memasukkan aspek mitigasi bencana dalam peraturan zonasi dan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah.

Utamanya pada rencana struktur ruang harus mempertimbangkan Kawasan Rawan Bencana (KRB). Sebab, dalam struktur ruang tertera juga sistem jaringan transportasi, sumber daya air, dan lainnya. Saat ini, sedang disusun pedoman penyusunan RTR Kawasan Rawan Bencana (KRB). Jalur evalusi atau mitigasi yang dimuat di dalam jaringan transportasi sangat penting dalam penyusunan RTR KRB. Nantinya, untuk Kawasan Rawan Bencana yang potensinya tinggi, akan dijadikan Kawasan lindung.

Peran tata ruang dalam siklus bencana alam yang terjadi di Indonesia diantaranya berperan mencegah, mengatur ruang, dan penegakan tata ruang serta mitigasi bencana. Ditjen Tata Ruang akan terus mencari solusi dan inovasi dalam perencanaan tata ruang dalam pembangunan baik skala nasional maupun detail untuk memasukkan aspek kebencanaan dalam penyusunan rencana tata ruang. red
Banner Banner List Kiri 1
RECENT POST
AGRARIA & TATA RUANG/BPN Kementerian ATRBPN Terima Penghargaan atas Pelaksanaan Program PTSL
AGRARIA & TATA RUANG/BPN
17 November 2018, 14:17
Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan atas Pelaksanaan Program PTSL
“Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh masyarakat di pelosok daerah yang turut berperan aktif menyukseskan PTSL".
AGRARIA & TATA RUANG/BPN Menteri ATRKepala BPN Minta Setiap Jajaran Kementerian ATRBPN Bekerja Baik
AGRARIA & TATA RUANG/BPN
18 November 2018, 13:23
Menteri ATR/Kepala BPN Minta Setiap Jajaran Kementerian ATR/BPN Bekerja Baik
"Format rapatnya sangat efisien, sehingga kami bisa mengetahui dengan mudah apa yang dikerjakan oleh Bapak/Ibu Kepala Kantor melalui presentasi yang disajikan".
AGRARIA & TATA RUANG/BPN Sistem Informasi Penataan Ruang untuk Pengurangan Resiko Bencana
AGRARIA & TATA RUANG/BPN
19 November 2018, 13:33
Sistem Informasi Penataan Ruang untuk Pengurangan Resiko Bencana
Pada masa yang akan datang rencana tata ruang daerah akan memasukkan aspek mitigasi bencana dalam peraturan zonasi dan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah.
AGRARIA & TATA RUANG/BPN Pantau Capaian dan Kendala Target Kementerian ATRBPN Adakan Interaktif
AGRARIA & TATA RUANG/BPN
21 November 2018, 14:02
Pantau Capaian dan Kendala Target, Kementerian ATR/BPN Adakan Interaktif
“Kita membangun pull management, yaitu penilaian berbasis kinerja, saya diminta Pak Menteri untuk menyusun Peraturan Menterinya".